Dilema

Wednesday, Desember 3th, I had a call from a person that I didn’t recognize. He said that he was from a company that produce garments. He asked me whether on August 21th, I applied for a job in his company. For a while I thought… hmm.. I remembered, I sent application at that company long long time ago. Then I said to that person: Ya, saya.

Pak, anda bisa datang di perusahaan kami untuk interview besok kamis jam 11.

Wo wo wo… dalam benakku, hah what! tomorrow! mana gak tau tempatnya lagi, gak tau mo jalan pakai apa, n saat itu gw masih merevisi TA. Paling lambat revisi hari jum’at. Hari kamis aq mo ngasih draft makalah ama dosen pembimbing pulak. So I said to that person:

I’m sorry, I’m afraid I can’t, I have to meet my lecture to give my final assigment on thursday

Eg.. tetep ja, orang itu bilang bagaimana kalo jum’at? Aq bilang lagi. Aduh.. maaf pak, hari jum’at masih tidak bisa, karena hari jum’at batas akhir pengumpulan TA dan makalahnya.

Then, how about Saturday? but on 10 o’clock

Oh… sambil agak grogi, I said OK, On Saturday at 10 o’clock. Gak lama berselang, teman gw sms, ngga koe ditelpon karo hrdne perusahaan garment ora? Trus ku telpon tuh temenku. Ternyata dia juga ditelpon n disuruh datang juga pada hari kamis jam 11. Setelah ku pikir2, hmm… mending hari kamis aja lah yang dateng, cuz apparently my lecture, on that day, went to Bali sekaligus biar pergi ke sono ada temennya.

Hari kamis aq pergi ke perusahaan tersebut dengan temenku. Perjalanan yang agak melelahkan plus interview yang sangat melelahkan dan membosankan. Bagaimana tidak, interview dari jam 11 ampe jam 6 maghrib. Sebenarnya interviewnya gak begitu lama. Lama nungguin bos-bosnya itu lo…

Waste my time! Gw masih kepikiran TA gw yang belum kelar nihh… mana jum’at dah harus dikumpul lagi…

Damn! ditambah pula, pulang gak ada bus lagi… asem… pulang pakek “plat hitem”. Ampe rumah jam 12 teng… Langsung deh aq kerjain TA ku yang belum kelar.

Eee… berselang sehari, dari interview, aq ditelpon lagi.. Pak, anda diterima di perusahaan kami, untuk itu tanggal sekian anda sudah dapat bekerja di perusahaan kami, dengan membawa persyaratan2 sebagai berikut.

We e e e e…. ternyata diterima. Saat diberi tau itu, aq gak terlalu terkejut sih. Nah ini dia masalah yang ku hadapi. Satu sisi dah dapet gawe sebelum aq wisuda, satu sisi gaji yang ditawarkan oleh perusahaan tersebut seuprit. Kurang dari separo gaji pokok minimal guru bersertifikasi.

Oh my God.. what should I do?

Gaji segitu itu kalo di tempatku cuman jadi operator, malah lebih. Padahal aq di sono jadi supervisornya. Ya elahh.. piye yo…. Diliat dari dinamika sekarang, keknya sulit dapet kerja, apalagi sekarang baru booming krisis global gara2 amrik sono pada kena lilitan hutang perumahan.

Piye piye piye… mumet aku

Advertisements

4 responses to “Dilema

  1. yah selama itu masih nutup untuk biaya operasional pribadi alias transport ma jajan waktu jam kerja sih aku pikir gak masalah. itung- itung buat referensi.
    tapi ya dengan pertimbangan jam kerjanya nggak bakal ngganggu aktivitas kerja TA. itu yang paling penting bukan ntuk saat ini?

  2. ho oh, bener2… untuk pengalaman aja…
    lagian untuk awal karier emank jangan belagu n sok sihh. aq dah telpn ma pihak sana, kalo ada apa2 mengenai kampus, mereka izinin pulang. so, kayakna emank aq mo ambil aja.
    thx advise-nya

  3. hallu bro!!! nek menurut aye,…emang sih harga2 lagi pada melambung tinggi apa lagi gara tuh dollar makin melejit dan ndak menentu,so seberapapun uang yang ada di kita pasti kita merasa itu sedikit.

    tapi asal bijak dalam memanfaatkan tak pikir tetep bermanfaat kok…trus lagi dulu pernah denger di pengajian mana gitu dah lupa kalo ndak salah waktu di Malang di tempat budhe, disana si ustadz bilang kalo “Rejeki sekecil apapun jangan ditolak sekalipun kita udah biasa merasakan rejeki yang gedhe,karena dari rejeki2 yang kecil itu kita akan digiring pada rejeki yang sangat besar,dengan satu kata kunci yakni disyukuri “.

    banyak salah kalo ndak mencoba, saat ini dan nantinya akan dicari tenaga kerja yang ndak hanya punya pikiran smart, penampilan menarik, bisa multi lingual, tangguh tahan banting dan tahan lama. tapi juga dicari orang yang bener2 berpengalaman. so sapa tahu dirimu disana bisa mengembangkan pengalaman kamu…ato sapa tahu dari sana nanti kamu bisa belajar buanyak hal dari orang2 yang kamu temui disana. aku merasakan sendiri kok ngga, disni yang aku cari bukan gaji, tapi informasi dan pengalaman serta wawasan yang luas ada disni dan sangat sayang menurutku untuk aku lewatkan, disni aku difasilitasi untuk bisa mengembangkan diri,wuih seneng deh rasanya. itu semua lebih dari sekedar gaji.

    lagipula untuk saat ini kamu kan masih sendiri,belum ada tanggungan anak istri kan??
    so,… semangat my brada, di depan sana ada satu titik terang kecil yang akan membawa kamu pada ruang cahaya yang begitu terang!!!

  4. angga..temen mu itu yang kamu maksud aku kan???mmmm..inget masa itu..jadi terharu..dan sekarang tinggalah kamu berjuang di sana..hhehe semangat ya bro..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s